#Proteksidarirumah_Web Banner_Benefit_Icon_2-01
  • Tambahan 50% dari total Uang Pertanggungan dengan nilai maksimal Rp 500 juta per Tertanggung untuk Polis Baru dan maksimal Rp 250 juta untuk per Tertanggung untuk Polis Lama jika Tertanggung meninggal dunia yang disebabkan oleh COVID-19
  • Polis Lama adalah polis yang diterbitkan sebelum 1 April 2020 dan Polis Baru adalah polis yang diterbitkan pada periode tanggal 1 April hingga 30 Juni 2020 (Tidak berlaku untuk Polis Hanwha Bucket List Plan)
  • Polis harus aktif dan premi telah dibayarkan hingga tanggal Tertanggung dinyatakan meninggal karena COVID-19 (Khusus produk Unit Link, pembayaran premi dengan menggunakan dana investasi, polis dalam masa cuti premi (premium holday) atau masa locked-in period tidak berlaku untuk program ini)
  • Tidak diperkenankan melakukan penarikan dana (withdrawal) dari tanggal 1 April – 31 Desember 2020
  • Tanggal Tertanggung didiagnosa positif dan meninggal karena COVID-19 harus dalam periode 1 April – 31 Desember 2020
  • Pengajuan klaim dan dokumen lengkap diterima Departemen Klaim Hanwha Life Indonesia maksimal 90 hari dari tanggal Tertanggung meninggal
#Proteksidarirumah_Web Banner_Benefit_Icon_2-02
  • Tertanggung yang dinyatakan positif COVID-19 setelah polis aktif, mendapatkan santunan satu kali sebesar 20% dari nilai Premi Dasar Yang Disetahunkan maksimal Rp 20.000.000 untuk setiap Tertanggung Utama
  • Berlaku khusus pembelian Polis Baru mulai 1 April hingga 30 Juni 2020 dengan minimal nilai premi dasar tahunan Rp 12.000.000 (Tidak berlaku untuk produk Hanwha Bucket List Plan)
  • Tidak diperkenankan melakukan penarikan dana (withdrawal) hingga 31 Desember 2020
  • Periode Tertanggung dinyatakan positif COVID-19 adalah 1 April – 31 Desember 2020
  • Pengajuan klaim dan dokumen lengkap diterima Departemen Klaim Hanwha Life Indonesia maksimal 30 hari dari tanggal penegakkan diagnosa positif COVID-19
#Proteksidarirumah_Web Banner_Benefit_Icon_2-03

a. Pembebasan Masa Tunggu (Waiting Period)

  • Berlaku hanya untuk produk Hanwha Health Care Plus, Hanwha Health Protection, Medi Guard dan Healthy Plus
  • Hanya berlaku untuk perawatan di rumah sakit karena COVID-19 dengan periode tanggal polis terbit 1 April – 30 Juni 2020
  • Proses lainnya masih tetap mengikuti prosedur underwriting dan kondisi kesehatan yang sudah ada (Pre-Existing condition)

b. Pembebasan biaya bunga untuk pengaktifan polis kembali (reinstatement)

  • Pembebasan biaya berlaku hingga 90 hari untuk seluruh jenis produk tradisional yang polisnya masih bisa diaktifkan kembali berdasarkan ketentuan setiap polis
  • Prosedur underwriting lainnya tetap berlaku
  • Pengajuan reinstatement diterima paling lambat 30 Juni 2020

  1. Berlaku hanya untuk Polis individu (Agensi dan Bancassurance)
  2. Tanggal Penegakkan diagnosa COVID-19 yang berlaku adalah setelah Tanggal Polis diterbitkan
  3. Dokumen pendukung wajib disertakan saat pengajuan klaim
  4. Manfaat ini tidak berlaku untuk kondisi sebagai berikut :
  • Pernah kontak langsung dengan orang yang sedang dikarantina dan/atau didiagnosis positif COVID-19
  • Pernah disarankan dan/atau sedang menjalankan karantina karena adanya paparan terhadap COVID-19 (Orang Dalam Pengawasan atau Pasien Dalam Pengawasan)
  • Pernah menjalani tes dan/atau sedang menunggu hasil tes COVID-19
  • Pernah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19
  • Pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dalam 30 hari sebelum pengajuan polis

Dokumen klaim bagi Tertanggung yang meninggal dunia karena COVID-19

  1. Formulir Klaim Meninggal Dunia dan Surat Kuasa Pemberian Rekam Medis Asli (bukan fotokopi)
  2. Surat Keterangan Dokter Asli (bukan fotokopi)
  3. Polis asli
  4. Akte Kematian (fotokopi yang dilegalisir) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, atau Surat Keterangan Kematian (asli/fotokopi yang dilegalisir) dari pemerintah setempat
  5. Surat Keterangan Kematian (asli/fotokopi yang dilegalisir) dari rumah sakit apabila meninggal dunia karena sakit, catatan medis/resume medis Tertanggung, fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi dari Dokter (bila ada).
  6. Surat Keterangan Meninggal dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat (asli/fotokopi yang dilegalisir) apabila meninggal di luar negeri
  7. Fotokopi Tanda Bukti Diri dan fotokopi Kartu Keluarga dari Pemegang Polis, Tertanggung dan Penerima Manfaat yang masih berlaku.
  8. Hasil pemeriksaan Penunjang (hasil laboratorium) yang menyatakan Tertanggung positif COVID-19
  9. Dokumen relevan lainnya yang dianggap perlu oleh Penanggung untuk mendukung proses penyelesaian klaim

 

Dokumen klaim untuk Santunan bagi Tertanggung Utama yang terkonfirmasi positif COVID-19

  1. Formulir Klaim Rawat Inap dan Tindakan Bedah beserta Surat Keterangan Dokter dan Surat Kuasa Pemberian Rekam Medis (bukan fotokopi)
  2. Catatan Medis /resume medis dari Tertanggung Utama, beserta fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
  3. Tanda Bukti Diri dari Pemegang Polis dan Tertanggung Utama yang masih berlaku
  4. Hasil pemeriksaan Penunjang (hasil laboratorium) yang menyatakan positif COVID-19
  5. Dokumen lain yang dianggap perlu oleh Penanggung untuk mendukung proses klaim Santunan Pasien positif COVID-19

 

Dokumen Klaim untuk Rawat Inap (No Waiting Period)

  1. Formulir Klaim Rawat Inap dan Tindakan Bedah beserta Surat Keterangan Dokter dan Surat Kuasa Pemberian Rekam Medis (bukan berupa fotokopi)
  2. Catatan Medis/resume medis dari Tertanggung, beserta fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
  3. Kuitansi asli/fotokopi yang sudah dilegalisir berikut rinciannya
  4. Tanda bukti diri dari Pemegang Polis dan Tertanggung yang masih berlaku
  5. Hasil pemeriksaan Penunjang (hasil laboratorium) yang menyatakan pasien positif COVID-19
  6. Dokumen lain yang dianggap perlu oleh Penanggung untuk mendukung klaim